Suweg

Beragam Manfaat Suweg dan Cara Menanamnya

Blogtanaman.com – Suweg adalah tanaman asli dari Asia Tenggara, banyak di temukan di kawsan Indonesia, Filipina, dan Malesia serta India tropik(bagian selatan). Suweg masih termasuk genus Amorphophallus dan masih satu keluarga dengan bunga bangkai raksasa. Tanaman ini sering kali tertukar dengan porang karena keduanya menghasilkan umbi batang yang dapat di makan dan ada kemiripian dalam morfologi daun pada fase vegetatifnya. Suweg memiliki manfaat yang sangat banyak, semua manfaat akan kita bahas dalam artikel ini.

Vegetatif adalah cara tumbuhan berkembang biak tanpa melalui proses perkawinan.

Cara Membedakan Suweg dan Porang

Umbi porang memiliki bentuk yang sekilas hampir serupa dengan suweg, padahal jika di tela’ah lebih dalam lagi masing masing tanaman umbi ini memiliki ciri khasnya. Padahal porang memilliki warna daging umbi kuning tua dan cenderung jingga, sedangkan suweg memiliki warna putih kemerahan.

Manfaat Suweg

1. Pengganti Nasi

Suweg biasanya tumbuh ketika musim kemarau, untuk mengambilnya petani akan menggalinya dengan cangkul. Umbi suweg bisa menjadi pengganti nasi, bersihkan suweg yang baru diambil lalu kupas, setelah bersih belah suweg, lalu kukus suweg dan tambahkan sedikit garam agar rasanya lebih nikmat. Sangat cocok untuk penderita diabetes sebagai pengganti nasi.

2. Di Jadikan Tepung

Di Filipina suweg dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan roti menggantikan kedudukan terigu. Tepung suweg sangat bermanfaat untuk menekan peningkatan kadar glukosa darah sekaligus mengurangi kadar kolesterol serum darah.

3. Antibodi

Sebagai serat pangan dalam jumlah yang tinggi, akan memberikan pertahanan pada maunisa terhadap timbulnya berbagai macam penyakit, seperti kanker usus besar, divertikular, kardiovaskular, kegemukan (obesitas), kolesterol tinggi dalam daran dan kencing manis.

Cara Menanam Suweg

Suweg memiliki tingkat adaptasi yang bagus, ditanam di lokasi seperti apapun akan tetap menghasilkan umbi, namun untuk tumbuh optimal dan mengasilkan umbi yang bagus tentu butuh syarat tertentu. Dilansir dari www.hype.grid.id tentang manfaat ajaib suweg Berikut beberapa syarat tumbuh suweg :

  • Memiliki PH tanah yang bagus antara 6-7
  • Lempung berpasir adalah jenis tanah yang sangat cocok untuk menanam suweg
  • Suhu berkisar antara 25 hingga 30 derajat celsius
  • Mampu hidup dan beradaptasi sampai ketinggian 800 mdpl.
  • Lokasi dengan curah hujan antara 1000 – 1500 mm/tahun.
  • Tempat yang lembab tapi tidak terlalu basah.
  • Penyindaran matahari maksimal 40%

1. Siapkan Bibit

  • Bibit dengan Umbi

    Ambil umbi yang siap panen, dan pilih yang berbentuk paling sempurna. Lalu setelah itu letakan di tempat lembab dan terlindungi, biarkan selama beberapa bulan sampa tunasnya muncul. Jika tunas sudah mencapai 5 cm, barulah menjadi bibit yang siap tanam.

  • Bibit dengan Biji

    Suweg akan berbunga tiap 2 hingga 4 tahun dan akan berbiji sekitar 200 lebih pada 1 tanaman. Biji biji tersebut di semai pada wadah kecil, jaga kelembaban wadah tersebut jangan sampai tergenang air. Jika sudah berukuran 10 sampai 15 cm, anda bisa memindahkan bibit tersebut ke tempat yang lebih besar.

2. Penyiapan Lahan

Bersihkan lahan dari gulma secara keseluruhan, lalu olah tanah menggunakan cangkul atau bajak.
Buat guludan dan selokan pada masing-masing tepi lahan sebagai sarana irigasi(suweg tidak tumbuh maksimal pada tempat yang tergenang air.). Taburi tanah dengan kompos, obat rumput dan nemastisida agar terbebas dari gulma dan hama lainnya. Buatlah lubang tanam dengan jarak tanam 1 meter x 1 meter, karena tanaman ini dapat mencapai tinggi 2 meter dan lebar 1 meter lebih.

3. Penanaman

Sama seperti pada umumnya, menanam suweg cukup mudah. Bibit yang sudah disiapkan tinggal dimasukan kedalam lubang tanam yang sudah dibuat, lalu tutup kembali dengan tanah. Waktu penanaman bisa di lakukan pagi atau sore hari. Siram bibit untuk menjaga tanaman agar tidak kekurangan cairan.

Perawatan Suweg

Pemupukan

Daun yang menguning dan kecoklatan menggulung pada ujung daun, itu tandanya tanaman kekurangan nutrisi. Berikan pupuk NPK cair mampun granule dengan dosis sekitar 5 gram per tanaman.

Penyiangan

Lakukan penyiangan rutin setidaknya 6 bulan sekali, karena gulma akan berebut unsur hara apabila dibiarkan begitu saja.

Pengairan

Saat musim kemarau dan tanaman layu mati, jangan disiram dan diberi air. Ini memang siklus yang biasa yang harus dijalani oleh tanaman, bila terkena air nantinya akan tumbuh lagi sebelum waktunya.

Pemanenan

Panen dapat di lakukan di waktu 1 tahun, 2 tahun dan maksimal 3 tahun. Memang semakin lama umbi akan semakin besar, tetapi jika lebih dari 3 tahun tektur umbi akan berair.

Sementara itu harga suweg di pasar sangat bervariasi, pada tahun 2020 untuk umbi basah di hargai sekitar 1.000 hingga 2.500 rupiah, sedangkan untuk umbi kering berkisar pada harga 8.000 hingga 15.000 rupiah. Perbedaan harga juga di pengaruhi oleh ketersediaan suweg di beberapa daerah.

Semoga informasi tentang manfaat dan cara menanam suweg dapat membantu menambah wawasan para pembaca blogtanaman, silahkan share tulisan ini jika memang bermanfaat untuk anda dan orang lain. Terimakasih

Tinggalkan komentar